Oleh: Y. Viktor, S.Th.

Daun Kelor dan Kandungannya

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman dari suku Moringaceae. Daunnya berbentuk oval dengan ukuran kecil yang tersusun rapi dalam satu tangkai. Pohon kelor dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 7-11 meter, berhiaskan bunga cantik berwarna putih kekuning-kuningan yang mengeluarkan aroma semerbak.

Tanaman kelor berasal dari India sub-Himalaya dan telah lama menjadi salah satu unsur penting dalam pengobatan Ayurveda, sebagai obat untuk lebih dari 300 penyakit.
Berdasarkan dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, didapatkan fakta yang cukup mencengangkan, karena di dalam daun kelor ternyata terkandung potasium yang jumlahnya 3 kali lebih besar dari pisang, vitamin A yang 4 kali lebih melimpah dibandingkan wortel, vitamin C yang 7 kali lebih besar dari jeruk dan kadar kalsium yang 4 kali lebih banyak dari susu.

Dari semangkuk daun kelor (sekitar 21 gram), maka berikut adalah kandungannya yang memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh:

  • Protein: 2 gram
  • Vitamin B6: 19% dari AKG
  • Vitamin C: 12% dari AKG
  • Besi: 11% dari AKG
  • Riboflavin (B2): 11% dari RDA
  • Vitamin A (dari beta-karoten): 9% dari AKG
  • Magnesium: 8% dari RDA

Itu pun belum di tambah lagi dengan berbagai jenis asam amino essensial, vitamin lain dan berbagai senyawa antioksidan yang manfaatnya tentu sudah diakui oleh para ilmuwan. Melihat fakta ini, pantaslah daun kelor mendapat julukan ‘Moracle Tree’. Selain daunnya, biji kelor juga memiliki banyak manfaat.

Manfaat Daun Kelor
Bermodalkan berbagai nutrisi penting, membuat daun kelor menawarkan sejuta manfaat diantaranya mampu diandalkan dalam menjaga sistem imun tubuh, obat stres, mampu menjaga kesehatan mata juga tulang hingga dapat mencegah kanker.
Berikut ada beberapa manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh:

  1. Penambah Tenaga: Daun kelor dibekali dengan kandungan zat besi dan kalsium yang begitu tinggi. Keduanya berperan penting dalam proses pembentukan energi di dalam sel, sehingga sangat tepat dijadikan sebagai energy booster ketika tubuh sedang mengalami kelelahan karena sakit atau berbagai alasan lainnya.
  2. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh: Sistem kekebalan tubuh memegang peranan teramat penting, guna mencegah kedatangan berbagai infeksi virus maupun bakteri pembawa penyakit. Agar sistem kekebalan tubuh selalu berada dalam kondisi yang optimal, dibutuhkan asupan nutrisi yang baik. Salah satunya dengan mengonsumsi daun kelor. Manfaat daun kelor ini hadir berkat kandungan vitamin A, vitamin C dan zat besi di dalamnya yang mampu meningkatkan produksi sel darah putih dan sel darah merah, sehingga secara langsung dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
  3. Mempertahankan Massa Otot: Protein dan berbagai jenis asam amino essensial di dalam daun kelor berkombinasi dalam mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan massa otot. Bagi seorang vegetarian, tentunya manfaat daun kelor ini menjadi salah satu pilihan tepat dalam memenuhi protein harian meski tanpa konsumsi daging.
  4. Anti-Stres: Berdasarkan hasil dari sebuah penelitian dalam Research Journal of Pharmacology and Pharmacodynamics, dikatakan bahwa, daun kelor merupakan salah satu adaptogen alami. Artinya, tanaman ini memiliki kemampuan dalam melindungi tubuh dari efek toksik yang dipicu oleh stres. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, manfaat daun kelor ini ternyata sudah digunakan berabad-abad yang lalu guna mengurangi stres sekaligus meningkatkan daya tahan serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.
  5. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan: Daun kelor merupakan sumber kalsium dan serat yang berkontribusi besar terhadap kesehatan sistem pencernaan di dalam tubuh. Selain itu, kandungan serat tinggi di dalam daun kelor juga mampu membantu mengontrol berat badan dengan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan mendukung proses metabolisme tubuh yang optimal.
  6. Menyehatkan Mata: Seperti yang dikatakan sebelumnya, daun kelor memiliki kandungan vitamin A yang begitu tinggi, bahkan 4 kali lebih tinggi dibandingkan wortel. mengkonsumsi daun kelor setiap hari mampu memberikan efek besar terhadap kesehatan mata.
  7. Obat Herbal Diabetes: Daun kelor terbukti dapat dijadikan sebagai obat herbal diabetes karena mampu menurunkan kadar gula dalam darah. Penelitian lebih lanjut juga telah mengonfirmasi, bahwa konsumsi makanan kaya protein nabati dapat mengurangi risiko terjadinya diabetes tipe 2. Para ahli mengatakan, hanya dengan mengganti 5 gram konsumsi protein dari daging dengan protein nabati, sudah mampu mengurangi risiko onset diabetes tipe 2 sebesar 18%. Untuk diketahui, dalam satu cangkir sari daun kelor terkandung protein yang sama besarnya dengan jumlah protein di dalam 100 gram daging.
  8. Mempertahankan Kesehatan Tulang: Kadar kalsium yang 4 kali lebih besar dari susu, ditambah dengan vitamin K dan protein yang begitu besar, membuat manfaat daun kelor semakin mengagumkan. Kalsium, vitamin K dan protein sendiri merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan tulang. Memastikan pertumbuhan tulang tetap sehat sekaligus mencegah dari berbagai jenis gangguan fungsi tulang, seperti osteoporois.
  9. Membantu Mencegah Kanker: Di dalam daun kelor terkandung berbagai senyawa antioksidan yang begitu tinggi. Bahkan, melebihi anggur merah, bawang putih hingga teh hijau yang begitu populer akan kandungan antioksidannya. Berbagai senyawa antioksidan dalam daun kelor dapat membantu mempercepat regenerasi sel dan mencegah kerusakan berbagai sel tubuh, sehingga mampu menghambat proliferasi sel kanker.
  10. Memperlambat Efek Penuaan Dini: Senyawa zeatin yang terkandung dalam daun kelor terbukti mampu memperlambat efek penuaan dini. Selain itu, berbagai kandungan mineral dan asam amino pada daun kelor juga dapat membantu meningkatkan produksi kolagen dan keratin, yang berperan penting bagi kesehatan seluruh jaringan kulit.

Berbagai manfaat daun kelor yang lainnya yaitu:

  • Memiliki efek anti-inflamasi dan antibakteri.
  • Mampu menjaga kesehatan hati.
  • Membantu memulihkan penyakit neurodegeneratif.
  • Meningkatkan kesuburan.
  • Mengurangi risiko hipertensi.
  • Melindungi kesehatan jantung dan ginjal.
  • Obat herbal asma.

Pengolahan daun kelor:

Daun kelor biasa dikonsumsi secara langsung dalam bentuk mentah sebagai lalapan atau pelengkap dari menu makanan yang disajikan. Namun, bila ingin merasakan sensasi yang berbeda, tidak ada salahnya untuk mengolah daun kelor ke dalam bentuk lainnya, misalnya menjadi teh, sayur bening atau pasta sebagai masker wajah.

Tapi saat ini kita mau mengolah daun kelor dengan cara yang sangat unik dan enak, yaitu diolah menjadi ice cream daun kelor.

ICE CREAM DAUN KELOR

Bahan:

  1. Susu UHT: 1,5 L
  2. Daun kelor segar: 1 ons
  3. Kuning telur: 4 btr, kalau kecil 5 btr
  4. Maizena: 4 sdm
  5. Vanili: seujung sdt
  6. Gula Pasir: Secukupnya
  7. TBM/SP/Ovelet: 1 sdm
  8. Pewarna/esens: jika suka biasa ditambahkan (pink, cokelat, dll)
  9. Tempat pengemasan: (cup ice cream kecil, tupperware, dll)

Cara membuat ice cream daun kelor:

  1. Daun kelor segar dicuci sampai bersih, lalu ditiriskan sampai kering. Kemudian daun kelor dikeringkan dalam oven atau di jemur dibawah sinar matahari sampai kering, kalau menggunakan oven jangan sampai hangus, temperaturnya sedang, usahakan daunnya kering tapi masih terlihat hijau. Daun kelor yg sudah dikeringkan, kemudian diblender atau ditumbuk sampai halus seperti tepung.
  2. Mixer kuning telur sampai mengembang berwarna putih, masukan: sp, susu, maizena, vanili, gula, daun kelor yang sudah dihaluskan air.
  3. Masak sambil diaduk-aduk sampai mendidih, lalu angkat, kemudian diamkan hingga dingin.
  4. Setelah dingin simpan dalam freezer satu malam/sampai membeku.
  5. Kalau sudah membeku, dikerok-kerok, kemudian mixer sampai mengembang.
  6. Bagi dalam beberapa bagian, kemudian beri warna sesuai selera atau bisa juga tanpa campuran warna.
  7. Lalu dimasukkan dalam cup ice cream, dengan lapisan warna sesuai selera (kalau ada tambahan pewarna).
  8. Masukkan dalam freezer lagi sampai membeku.
  9. Setelah beku, ice cream daun kelor siap disajikan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *